ada beberpa hal yang perlu diketahui mengenai topologi ini terutama dengan topologi hub-and-spoke menggunakan frame-relay.
Misalkan ada 3 router, R1, R2 dan R3 dengan R3 sebagai hub, dan R1 dan R2 sebagai spoke . Ketiga router sudah terkoneksi dengan OSPF dan tiap interface menggunakan tipe network NON_BROADCAST. Dengan tipe ini maka akan ada DR/BDR Election. Berikut beberapa hal yang perlu di ketahui:

1. Router Priority. Pastikan router hub(R3) sebagai DR dengan memberikan semua router spoke (R1 , R2) priority 0 (nol). Karena hanya router hub yang mempunyai konektivitas layer 2 ke semua router.
R1(config)#int s1/0 R1(config-if)#ip ospf priority 0 R2(config)#int s1/0 R2(config-if)#ip ospf priority 02. Layer 3 to layer 2 resolution. Perhatikan maping dari layer tiga ke layer 2 di setiap router, kalau bisa gunakan static mapping cth: frame-relay map ip 1.1.1.1 105 [broadcast], [broadcast] di perlukan jika packet hello di kirim secara multicast, misal tipe network P2MP.
R1(config-if)#frame-relay map ip 10.0.0.3 1033. Next-hop Behaviour. Kalau kita lihat hasil show ip route ospf di R1, disana akan terlihat, ip next hop untuk network 192.168.0.0/24 adalah 10.0.0.2, ip R2 itu sendiri, bukan melalui 10.0.0.3 (R3) ini adalah sifat dari network broadcast/non_broadcast. Beda lagi jika menggunakan network P2MP.
Gateway of last resort is not set 10.0.0.0/24 is subnetted, 1 subnets C 10.0.0.0 is directly connected, Serial1/0 O 192.168.0.0/24 [110/65] via 10.0.0.2, 00:15:07, Serial1/0walaupun ada di routing table, ip 192.168.0.1 tidak bisa di ping. Bahkan ip next-hop nya sendiri tidak bisa diping.
R1(config-if)#do ping 10.0.0.2 Type escape sequence to abort. Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 10.0.0.2, timeout is 2 seconds: ….. Success rate is 0 percent (0/5)
Problem ini di karenakan R1 tidak mempunyai koneksi langsung secara layer 2 ke R2, oleh karena itu di perlukan tambahan settingan mapping layer 3 to layer 2 untuk ip 10.0.0.2 dengan frame-relay map di interface R1. Dan juga di R2 kita tambahkan mapping yang sama untuk mencapai R1.
R1(config-if)#frame-relay map ip 10.0.0.2 103 R2(config-if)#frame-relay map ip 10.0.0.1 203Setalah kita beri tau secara “manual” di R1 dan R2, maka ip 192.168.0.1 benar2 bisa di ping.
R1(config-if)#do ping 192.168.0.1 Type escape sequence to abort. Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 192.168.0.1, timeout is 2 seconds: !!!!! Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 24/60/92 msMemang terlihat sangat rumit sekali, karena untuk NBMA hub-and-spoke, apalagi jika network dan router spoke semakin banyak. Tentu mapping nya juga semakin banyak. Oleh karena itu menggunakan OSPF dengan tipe network NON_BROADCAST sangat tidak di sarankan. Solusi terbaik adalah menggunakan tipe P2MP (point to mutlipoint).
0 Responses to “OSPF di topologi NBMA Hub and Spoke dengan tipe network NON_BROADCAST”